RSS
Facebook
Twitter

Thursday, February 28, 2013

Lawar


Lawar merupakan makanan tradisional Bali yang biasanya digunakan sebagai sajian dan hidangan dan dijual secara luas di berbagai rumah-rumah makan dengan nama Lawar Bali. 

Secara deskriptif, Lawar adalah salah satu jenis lauk pauk yang terbuat dari jenis daging tertentu yang dicincang, bercampur dengan sayuran, sejumlah bumbu khusus, kelapa dan penambahan rasa dari darah daging itu sendiri. Lawar tidak mampu bertahan lama jika berada di udara terbuka, karena itu Lawar hanya memiliki waktu sepanjang setengah hari. Lawar memiliki banyak jenis, tergantung dari jenis daging apa yang digunakan sebagai bahan utamanya, atau bisa juga dari jenis sayurannya. Lawar babi menggunakan daging babi, namun ada juga namanya Lawar nangka karena menggunakan jenis sayur nangka. Lebih uniknya lagi penamaan Lawar dilihat dari warnanya, seperti misalnya Lawar putih, Lawar merah, dan campuran berbagai jenis Lawar yang diberi nama Lawar padamare. 

Kini, Lawar menjadi semakin diminati banyak penduduk Bali maupun turis asing karena sering dihidangkan sebagai lauk pauk sehari-hari dan biasanya disantap sehabis melaksanakan upacara adat dengan cara prasmanan. Jumlah peminat yang meningkat inilah yang menjadikan Lawar tidak lagi menggunakan darah sebagai salah satu jenis bahan wajib dalam olahannya, namun lebih banyak mengutamakan bahan seperti sayuran, misalnya belimbing, nangka, kelapa muda, pepaya muda dengan bumbu khas lengkap Bali.





Referensi link: http://id.openrice.com/bali/restaurant/article/detail.htm?article_id=385

0 comments:

Post a Comment

  • Blogger news

  • Blogger news

  • Blogroll

  • About